Untuk mewujudkan pasar sehat, sangat di perlukan komitmen bersama semua elemen pemerintah baik instansi terkait, camat dan lurah, elemen swasta maupun masyarakat pelaku pasar.Hal tersebut ditegaskan Bupati Ende dalam sambutan yang di sampaikan Plt. Sekretaris Daerah(Sekda) Kabupaten Ende, Abdul Syukur, Kamis (21/3) di ruang rapat lantai 2 kantor Bupati Ende saat membuka Rapat Lintas Sektor Program Pasar Sehat yang di selenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende.
Menurut Abdul Syukur, pasar merupakan wadah peningkatan ekonomi masyarakat dan tempat strategis transaksi jual beli dan pertemuan para pelaku pasar dan konsumen yang berlaku setiap saat. Malah boleh di bilang, pasar menjadi tempat kehidupan para pedagang sebagai pelaku karena kerap menghabiskan waktu hidupnya di pasar.
Untuk itu, lanjut Syukur, pasar perlu di perhatikan baik dari aspek fisik seperti infrastruktur sarana dan prasarananya, strategi dari segi letaknya, maupun organisasi pengelolaan pasar dan perilaku hidup bersih dan setiap pelakunya.
Pasar, demikian Abdul Syukur, sangat dekat dengan penyakit, karena merupakan perkumpulan masyarakat pedagang, konsumen, suplier dan petugas pasar dengan perilaku berbeda yang berdampak pada merosotnya kualitas pasar seperti kotor akibat sampah dan limbah cair. Selain dari segi kesehatan, juga akan mempengaruhi daya tarik kunjungan dari konsumen. Untuk itu, perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak dengan membangun kesadaran bersama tentang kebersihan dan kesehatan semua elemen dan pengguna pasar.
Sementara pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Don Bosco Do mengatakan, pasar tradisional merupakan etalase produk para petani kita punya kaitan erat dengan Gerakan Swasembada Pangan (GSP) yang menjadi program pemerintah. Pasar perlu dikelola dengan baik untuk merangsang produsen supaya mengunjungi pasar.
Jika pasar terus akrab dengan masalah dan penyakit, kata Bosco Do, siapa pun akan enggan masuk ke pasar. Selain itu menurut Don Bosco Do, pasar juga merupakan tempat pembelajaran bagi semua elemen, baik pelaku ekonomi tentang prinsip-prinsip ekonomi, hubungan sosial, juga bagi generasi penerus tentang jenis-jenis produk lokal para petani. Demi mewujudkan pasar sehat bagi semua masyarakat, perlu pandangan dan komitmen bersama, dan perlu membentuk Unit Pelayanan Terpadu (UPDT) pasar sehat dan tim pembina pasar sehat tingkat Kabupaten Ende. .(Min Anggo/Humas Setda Ende)
Home »
» WUJUDKAN PASAR SEHAT, PERLU KOMITMEN BERSAMA
WUJUDKAN PASAR SEHAT, PERLU KOMITMEN BERSAMA
Untuk mewujudkan pasar sehat, sangat di perlukan komitmen bersama semua elemen pemerintah baik instansi terkait, camat dan lurah, elemen swasta maupun masyarakat pelaku pasar.Hal tersebut ditegaskan Bupati Ende dalam sambutan yang di sampaikan Plt. Sekretaris Daerah(Sekda) Kabupaten Ende, Abdul Syukur, Kamis (21/3) di ruang rapat lantai 2 kantor Bupati Ende saat membuka Rapat Lintas Sektor Program Pasar Sehat yang di selenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende.
Menurut Abdul Syukur, pasar merupakan wadah peningkatan ekonomi masyarakat dan tempat strategis transaksi jual beli dan pertemuan para pelaku pasar dan konsumen yang berlaku setiap saat. Malah boleh di bilang, pasar menjadi tempat kehidupan para pedagang sebagai pelaku karena kerap menghabiskan waktu hidupnya di pasar.
Untuk itu, lanjut Syukur, pasar perlu di perhatikan baik dari aspek fisik seperti infrastruktur sarana dan prasarananya, strategi dari segi letaknya, maupun organisasi pengelolaan pasar dan perilaku hidup bersih dan setiap pelakunya.
Pasar, demikian Abdul Syukur, sangat dekat dengan penyakit, karena merupakan perkumpulan masyarakat pedagang, konsumen, suplier dan petugas pasar dengan perilaku berbeda yang berdampak pada merosotnya kualitas pasar seperti kotor akibat sampah dan limbah cair. Selain dari segi kesehatan, juga akan mempengaruhi daya tarik kunjungan dari konsumen. Untuk itu, perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak dengan membangun kesadaran bersama tentang kebersihan dan kesehatan semua elemen dan pengguna pasar.
Sementara pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Don Bosco Do mengatakan, pasar tradisional merupakan etalase produk para petani kita punya kaitan erat dengan Gerakan Swasembada Pangan (GSP) yang menjadi program pemerintah. Pasar perlu dikelola dengan baik untuk merangsang produsen supaya mengunjungi pasar.
Jika pasar terus akrab dengan masalah dan penyakit, kata Bosco Do, siapa pun akan enggan masuk ke pasar. Selain itu menurut Don Bosco Do, pasar juga merupakan tempat pembelajaran bagi semua elemen, baik pelaku ekonomi tentang prinsip-prinsip ekonomi, hubungan sosial, juga bagi generasi penerus tentang jenis-jenis produk lokal para petani. Demi mewujudkan pasar sehat bagi semua masyarakat, perlu pandangan dan komitmen bersama, dan perlu membentuk Unit Pelayanan Terpadu (UPDT) pasar sehat dan tim pembina pasar sehat tingkat Kabupaten Ende. .(Min Anggo/Humas Setda Ende)





0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !