Ibu hamil akan dikawal para petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ende sesaat hendak masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk menjalani proses melahirkan. Ini adalah bentuk dari pelaksanaan Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang diterapkan di Kabupaten Ende. Hal ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Agustinus G Ngasu, M.Kes kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Rabu (12/9/2012).
Agustinus menjelaskan, pengawasan oleh petugas dari Dinkes Ende kepada ibu hamil yang hendak melahirkan merupakan salah satu bentuk dari revolusi KIA yang diterapkan di Kabupaten Ende. “Para petugas dari puskesmas biasanya akan berkoordinasi dengan petugas dari dinas kesehatan untuk mendampingi ibu-ibu yang hendak melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, Setelah mendapatkan pemberitahuan dari petugas puskesmas, petugas dari dinas kesehatan akan mendampingi ibu-ibu yang hendak melahirkan saat mereka tengah berada di UGD,”kata Agustinus.
Dengan melakukan pendampingan atau pengawalan maka keberadaan ibu-ibu yang hendak melahirkan akan dikontrol sampai proses persalinan selesai sehingga proses persalinan berjalan lancar sesuai harapan semua orang, yakni ibu dan anak selamat. Menurut Agustinus, pengawalan yang dilakuan oleh petugas dari dinas kesehatan sangat penting karena mereka bisa mendampingi atau melayani kebutuhan ibi-ibu yang hendak melahirkan terutama yang berasal dari desa. “Persoalan paling mendasar bagi ibu-ibu melahirkan adalah stok darah karena ketika seorang ibu melahirkan hendak membutuhkan darah maka petugas dari dinas kesehatan bisa ikut mencari darah ke PMI,”kata Agustinus.
Persoalan darah menjadi amat vital karena dalam berbagai kasus kematian ibu saat melahirkan adalah pendarahan sehingga dengan keberadaan para petugas dari dinas kesehatan setidaknya bisa membantu ibu-ibu untuk mendapatkan darah.(adm,poskupang)
Home »
» REVOLUSI KIA, PETUGAS DAMPINGI IBU HAMIL
REVOLUSI KIA, PETUGAS DAMPINGI IBU HAMIL
Ibu hamil akan dikawal para petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ende sesaat hendak masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk menjalani proses melahirkan. Ini adalah bentuk dari pelaksanaan Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang diterapkan di Kabupaten Ende. Hal ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Agustinus G Ngasu, M.Kes kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Rabu (12/9/2012).
Agustinus menjelaskan, pengawasan oleh petugas dari Dinkes Ende kepada ibu hamil yang hendak melahirkan merupakan salah satu bentuk dari revolusi KIA yang diterapkan di Kabupaten Ende. “Para petugas dari puskesmas biasanya akan berkoordinasi dengan petugas dari dinas kesehatan untuk mendampingi ibu-ibu yang hendak melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, Setelah mendapatkan pemberitahuan dari petugas puskesmas, petugas dari dinas kesehatan akan mendampingi ibu-ibu yang hendak melahirkan saat mereka tengah berada di UGD,”kata Agustinus.
Dengan melakukan pendampingan atau pengawalan maka keberadaan ibu-ibu yang hendak melahirkan akan dikontrol sampai proses persalinan selesai sehingga proses persalinan berjalan lancar sesuai harapan semua orang, yakni ibu dan anak selamat. Menurut Agustinus, pengawalan yang dilakuan oleh petugas dari dinas kesehatan sangat penting karena mereka bisa mendampingi atau melayani kebutuhan ibi-ibu yang hendak melahirkan terutama yang berasal dari desa. “Persoalan paling mendasar bagi ibu-ibu melahirkan adalah stok darah karena ketika seorang ibu melahirkan hendak membutuhkan darah maka petugas dari dinas kesehatan bisa ikut mencari darah ke PMI,”kata Agustinus.
Persoalan darah menjadi amat vital karena dalam berbagai kasus kematian ibu saat melahirkan adalah pendarahan sehingga dengan keberadaan para petugas dari dinas kesehatan setidaknya bisa membantu ibu-ibu untuk mendapatkan darah.(adm,poskupang)





0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !